Kamis, 12 Oktober 2017

Cover Lagu Virgoun Bukti dan Payung Teduh Akad Dilarang??


Kamu adalah bukti
Dari cantiknya paras dan hati
Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi
Tentang terang dan gelapnya hidup ini
#####

Bila nanti saatnya telah tiba
Ku ingin Engkau menjadi istriku
Berjalan Bersamamu dalam Terik dan Hujan

Berlarian kesana kemari dan Tertawa
######


Itulah sepenggal lirik lagu yang menjadi viral akhir-akhir ini. Ya lagu Bukti Virgoun dan  Payung teduh akad menjadi viral karena musik dan liriknya yang “easy listening” dan memiliki syair yang cukup dalam. Lagu ini pun sukses meledak dan menjadi konsumsi bagi para pecinta musik Indonesia, sebelumnya Virgoun juga sudah menjadi pusat perhatian dengan lagunya Surat cinta Starla yang menembus lebih dari 150 juta viewers di Youtube.

Ketika sebuah lagu itu menjadi viral, tentu banyak orang yang ingin mengcover lagu tersebut di Youtube. Tak heran, setelah lagu Virgoun bukti dan Payung Teduh Akad liris, ada begitu banyak youtuber yang mengcover lagu tersebut, yang jadi permasalahannya, lagu tersebut dicover dan pengcover mendapatkan uang tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada para pencipta lagu, lalu apakah ini dibolehkan?

Dalam lagu Bukti di youtube, virgoun membuat catatan kecil di bawah video nya. Dibawah ini saya screen capture langsung dari youtube video virgoun bukti.


Cover Lagu Virgoun Bukti dan Payung Teduh Akad Dilarang

Intinya bagi para youtuber yang mengcover lagu virgoun bukti harus meminta ijin terlebih dahulu, karena lirik dan notasi lagu tersebut adalah hasil karyanya dan virgoun keberatan jika videonya harus dijadikan parodi, menurut virgoun alangkah tidak pantas jika karya orang dibuat parodi bercanda. Selain virgoun, vocal payung teduh ‘Is’ juga merasakan kegundahannya tentang masalah hak cipta ini, Vokalis payung teduh menegur para cover lagu akad untuk izin kepadanya. Di akun istagramnya dia menumpahkan keluh kesahnya "melihat betapa brutalnya aktivitas digital (ada yang rekaman, jualan di spotyify dan itunes) tanpa seijin kami lalu perform tanpa ijin, kami minta tolong untuk meminta ijin terlebih dahulu dan apresiasi kita agar lebih bijak lagi”.

Bagi saya, tidak ada masalah dengan yang Virgoun dan Is lakukan, toh itu hasil karya jerih keringat mereka sendiri, karya itu harus dihargai karena tanpa menghargai karya, orang akan malas berkarya. Virgoun dan Is hanya meminta para pengcover lagu di Youtube untuk ijin terlebih dahulu sebelum hasil cover tersebut diliris dan  setelah mendapatkan persetejuan baik itu tertulis maupun lisan (tergantung musisinya), maka para pengcover bisa mengupload hasil cover tersebut di Youtube. Ingat, ini masalah menghargai karya orang lain, banyak penulis yang berhenti bekarya karena hasil tulisannya di Copy oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,bahkan  pihak tersebut mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dari penulis buku itu sendiri. Membuat karya itu butuh tenaga dan pikiran, untuk itu hargailah karya mereka.

Tidak semua musisi mengharapkan harus ijin dahulu sebelum mengcover lagu miliknya, ada juga beberapa musisi yang membiarkan lagu mereka di cover, mungkin dengan alasan agar lagu tersebut juga bisa cepat terkenal dan rejeki juga sudah diatur. Hal ini juga sah-sah saja dilakukan, tergantung dari pandangan musisinya.

Menurut saya, tanpa perlu ijin pun, Pihak youtube sebenarnya elah menyediakan layanan copy right. Jadi, bagi mereka yang ingin cover lagu, bisa mencantumkan lagu yang ingin di cover di videonya dan ketika sudah mendapatkan uang dari video tersebut, hasilnya akan dibagi antara pengcover dan pemilik lagu.

Cover Lagu Virgoun Bukti dan Payung Teduh Akad Dilarang
 

Setiap musisi tentu memiliki cara dan aturan sendiri terhadap hasil karyanya yang ingin diuangkan pihak lain dalam hal ini pengcover lagu di Youtube. Menurut saya, jika pengcover lagu tersebut suka dengan peraturan yang dibuat pencipta lagu, silahkan lanjutkan  mengcover, namun jika tidak suka dengan aturan yang dibuat oleh pemiliknya, ya tidak usah mengcover lagu tersebut. 

Share this

0 Response to "Cover Lagu Virgoun Bukti dan Payung Teduh Akad Dilarang??"