Sabtu, 04 November 2017

Empat Resiko Belanja Online

Belanja Online memang tak selamanya aman, terkadang pembeli was-was jika ingin melakukan transaksi online karena pembeli tidak melihat barang nya secara langsung. Para pembeli yang trauma karena pernah ditipu, kemungkinan besar tidak akan melakukan transaksi online di situs yang sama. Transaksi Online lebih aman dilakukan dengan system COD (Cash On Delivery) artinya pembeli dan penjual bertemu langsung untuk menghindari penipuan.
Berikut ini merupakan resiko belanja online khusunya bagi para calon pembeli

1.       Barang Tidak sesuai
      Terkadang ekspetasi yang diharpkan oembeli terhadap barang yang dibeli berbeda jauh dengan yang ada. Misalnya ketika barang sudah sampai di rumah namun sayangnya ketika di buka barang jauh berbeda dengan ada yang di foto, mungkin penjual memiliki ketrampilan fotografi sehingga barang yang ada di foto terlihat mewah dan elegan namun kenyataanya malah sebaliknya. Barang tidak sesuai lainnya, missal membeli sepatu warna biru ternyata yang dikirim warna merah maupun ukuran yang tidak sesuai.
Empat Resiko Belanja Online



2.     Waktu Pengiriman
Resiko Belanja Online adalah waktu pengiriman. Waktu pengiriman ini sebenarnya merupakan tanggung jawab agen kurir yang digunakan bukan penjual. Karena tugas penjual adalah packing barang yang rapi dan mengirimkannya ke kurir yang diminta pembeli, setelah sampai di kurir sudah menjadi tanggung jawab agen kurir, namun sayangnya banyak calon pembeli yang belum memahami ini, tak jarang para pembeli yang merasa barangnya lama sampainya memarahi penjual. Biasanya penjual yang baik akan membantu menanyakan tracking paket ke agen kurir.
Berbeda dengan online, transaksi offline tidak perlu menunggu waktu yang lama (saat itu beli, saat itu juga brang diterima)

3.     Penipuan
Penipuan ini marak sekali dimanfaatkan bagi mereka yang ingin mencar uang haram. TS sendiri pernah merasakannya. Penipuan yang paling sering terjadi adalah di facebook, Instagram dan OLX, karena tidak ada pengawasan yang ketat dan jelas seperti di marketplace (tokopedia, lazada, bukalapak, dll) transaksi disitus tersebut merupakan lading empuk bagi para penipu untuk mencar korbannya.

4.     Psikologis
Saat Anda bertransaksi online namun belum mendapatkan barang (barang belum sampai) Anda akan merasa gelisah dan cemas padahalk Anda sudah bertransaksi beberapa hari yang lalu.

Nah itulah 4 resiko belanja online, untuk meminimalisir resiko ada baiknya Anda bertanya kepada rekan/teman/orang yang pernah beli di toko online dan jangan lupa selalu melihat review dan komen dari pelanggan sebelumnya,


Share this

0 Response to "Empat Resiko Belanja Online"