Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Oktober 2017

Kisah Sukses Pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya


Siapa yang tidak mengenal Tokopedia!! Ya, Tokopedia adalah salah satu market place terbesar di Indonesia, sudah banyak pelaku Usaha mikro kecil menengah menikmati kesuksesan dari market place ini. Namun dibalik kesuksesan Tokopedia, tak banyak orang yang mengenal William Tanuwijaya sang pendiri Tokopedia. Setelah sebelummnya kita bahas pendiri Bukalapak, kini kita akan mengenal lebih dekat dengan pendiri Tokopedia. Baca: Kisah Sukses CEO Bukalapak

William Tanuwijaya lahir pada tanggal 11 november 1981 di Pematang Siantar Sumatera Utara. Setelah menamatkan SMA, dia melanjutkan kuliah di Bina Nusantara (BINUS) dengan jurusan Ilmu Informatika. Saat kuliah, dia pernah bekerja sebagai penjaga warnet tepatnya pada semester II. Di tempatnya bekerja inilah William mendapatkan berbagai keuntungan, misalnya tambahan uang saku dan internet gratis. Dia beripikiran bahwa dengan internet inilah, semua orang mendapatkan kemudahan belajar apapun yang dia mau, bahkan William pernah memiliki cita-cita untuk bekerja di Google dan Facebook, meski pada saat itu perusahaan tersebut belum ada kantor di Indonesia.

Kisah Sukses Pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya

Setelah lulus kulian William sempat bekerja sebagai karyawan selama 10 tahun di berbagai perusahaan software developer. Willi sadar, bahwa tak selamanya dia akan menjadi karyawan, saat tenaga nya sudah tidak mampu bekerja lagi, pasti perusahaan akan memecatnya.

Ketika awal membangun Tokopedia, Will sangat kesulitan mencari pendanaan modal, beberapa orang menrtawakan gagasan will dan bahkan ada yang meragukan latar belakang keluarga dan Pendidikan will yang dipandang sebelah mata, setelah hamper 2 tahun dia berhasil mendapatkan modal perdananya yaitu dari bos nya sendiri yang menyumbang modal sebesar 10% meski sempat diragukan, willian menyebutkan modal awal untuk membangun Tokopedia adalah 2,4 Milya sementara yang terpakai hanyalaj 900 juta. Tokopedia sendiri mulai dibangun 6 februari 2009 dan dirilis ke publis tepat ulang tahun kemerdekaan RI  ke 64 yaitu pada tanggal 17 Agustus 2009. Di tahun pertamanya Tokopedia langsung mendapatkan suntikan Investasi dan mendapatkan gelar eccomerce terbaik di Indonesia oleh  Bubu Awards.

Di Tokopedia inilah awal terciptanya jual beli online yang aman, setelah sebelumnya jual beli online sempat dimanfaatkan oleh para penipu. Dengan Tokopedia inilah, Willian memberikan harapan ke pada para pengusaha mikro kecil menengah karena untuk membuat toko tidak harus menyewa toko fisik sehingga tidak mengeluarkan dana yang cukup banyak.

William percaya bahwa kesuksesan itu akan tercapai dengan cara membantu orang lain sukses. Keberhasilan yang diperoleh William bukan semata-mata hasil dari kerja kerasnya sendiri namun dari berbagai pihak yang ikut andil dalam membesarkan Tokopedia. Wiiliam selalu ingat pepatah dari Bung Karno, bermimpilah setinggi langit karena saat terjatuh kau akan jatuh diantara bintang-bintang.


Bagi sobat otakkecil.com yang ingin menjadi seorang pengusaha sukses, jangan pernah takut untuk mencoba meskipun itu dari  ide yang sangat kecil. Ketakutan hanya akan membuat kita menjadi kecil hati. Bukalah matamu dengan melihat betapa indahnya dunia walau hanya dari internet. Nikmatilah jika anda masih menjadi karyawan saat ini, tapi selalu terbukalah untuk perubahan karena tak ada satupun karyawan yang bisa menikmati kebebasan. Bermimpilah setinggi-tinggi meskipun Engkau takut akan  kegagalan tapi selalu coba dan mencoba, karena ini adalah kisah hidupmu sendiri, Kita tidak boleh menyerah.

Rabu, 25 Oktober 2017

Kisah Sukses CEO Bukalapak

Siapa sangka seseorang yang berasal dari desa di Sragen, mempunyai hobby mengotak-atik program bahkan orang-orang terlihat tidak mempedulikannya ketika kegiatan sehari-harinya hanyalah duduk di depan layer komputer, mampu membuat gebrakan inovasi besar di Indonesia. Dialah Ahmad Zaky, pendiri sekaligus CEO bukalapak.

Ahmad Zaky lahir 24 agustus 1986 yang sangat menggemari dunia internet, bahkan bisa betah duduk berjam-jam di depan layer. Sejak masih duduk dibangku SMA, dia sangat menyukai hal-hal yang berhubungan dengan teknologi khusunya software. Hobi nya semakin berkembang setelah kulian jurusan teknologi Informatika di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2004. Saat pertama kali kuliah di ITB, Zaky merasa minder karena menurut dia yang sekolah disini orang kota semua dan pakai Bahasa Indonesia, berbeda dengan zaky yang kesehariannya menggunakan Bahasa jawa.

Di saat kuliah di ITB inilah, Zaky merasa ada beberapa pebedaan budaya yang besar, ketika di Jawa Tengah budayanya sangat identic dengan merendah dan memendam perasaan namun saat di ITB dia harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan berani mengeluarkan pendapat. Zaky harus belajar keras agar tidak ketinggalan dan kalah dengan teman-temannya, karena dia merasa tidak terlalu pintar dibandingkan temannya. Dia harus belajr, mengulang dan bahkan bertanya pada kakak angkatan seminggu sebelum dilaksanakan ujian. Pada semester pertama Zaky mampu membuktikannya, dia berhasil meraih IP sempurna 4,0.

Pada waktu kuliah Zaky bisnis berjualan program software yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan besar. Dia membuat software quick count  yang dijual kepada salah satu perusahaan televisi yang dihargai 1,5 juta rupiah dan inilah uang pertama hasil dari  keahliannya, zaky juga sering mengikuti berbagai lomba informatika dan bahkan sering menjadi juara.

Zaky memang mampu menunjukkan kemampuannya di bidang IT semasa di ITB namun satu hal yang masih tercermin dalam diri “ndeso” nya adalah dalam hal Bahasa Inggris. Saat kuliar skor TOEFL zaky hanya 430, cukup jauh dari skor standar TOEFL umumnya yang berkisar diangka 500. Namun zaky tidak menyerah begitu saja, dia tetap ingin belajar sesuatu yang belum dia kuasai, beruntunglah saat itu ada beasiswa ke Amerika yang persyaratannya cukup aneh yaitu targetnya adalah untuk orang-orang yang tidak menguasai Bahasa Inggris. Tentu kesempatan ini tidak disia-siakan oleh zaky dan akhirnya dia terpilih sebagai salah satu penerima mahasiwa ke Amerika selama 2 Bulan.

Menjadi pengusaha tidaklah semudah seperti yang dikatakan, Zaky pun harus mengalami kebangkrutan itu. Zaky mengatakan bahwa pada saat kuliah virus entrepreneur meracuni pemikiran saya dan teman-teman, akhirnya mereka memutuskan untuk berjualan mie ayam yang akhirnya bangkrut. Uang hasil juara lomba habis untuk usaha tersebut, intinye mereka bangkrut dan mengalami ketakutan dan trauma untuk mencoba membuka usaha lagi.

Lulus dari ITB, zaky mencoba melamar kerja dengan posisi management consulting di 3 perusahaan berbeda namun semuanya ditolak mentah-mentah, selama setahun dia menganggur sambil melanjutkan proyekan meskipun tidak menjanjikan masa depan. Baginya, masa kuliah dan 2 tahun setelah lulus kuliah adalah masa awal sesungguhnya untuk mencari jati diri, kita harus memaksa untuk mencoba banyak hal, setelah lulus kuliah dan masih sendiri (belum menikah) adalah waktu yang tepat untuk bereksperimen karena masih belum ada tanggunganm kalau gagal ya sudah.

Kisah Sukses CEO Bukalapak


 Buka lapak sendiri berdiri karena kesal dengan aktivitas warga yang jumlahnya 50 juta perhari yang hanya bermain social media di dunia maya, semua itu hanya tindakan konsumtif saja. Pada saat itu pelaku usaha mikro kecil menengah belum melek pemasaran manajamen dan teknologi. Pada tahun 2009 dia Bersama rekan kuliahnya  Nugroho Herucahyono merintis startup Bukalapak, meski diawal pendiriannya banyak teman yang menolak untuk bergabung bahkan tak sedikit yang menertawakannya.


Pada tahun 2010 Bukalapak semakin berkembang, terbukti ada 10.000 UKM yang bergabung sebagai pelapak di bukalapak. Pada saat itu juga, ada seorang investor Jepang yang sangat tertarik dengan bisnis yang dikelola Zaky, bahkan zaky diajak ke Jepan untuk melihat betap profesionalnya pengelolaan e-commerce. Setelah pulang dari Jepang dia menyewa ruko dan merekrut beberapa karyawan, dengan pengelolaan yang semakin tertata, bukalapak semakin tumbuh berkembang setiap tahunnya. Zaki merasa senang ketika dia mampu membantu masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Senin, 02 Oktober 2017

Kisah Sukses Soichiro Honda

Namanya Soichiro, Lahir dengan kemampuan otak yang terbatas, sering sakit-sakitan dan tidak mempunyai wajah yang rupawan. Di kelas dia dikenal pendiam, duduk paling belakang agar guru tak melihat. Ayahnya mempunyai bengkel reparasi pertanian, Soichiro sangat suka menghabiskan waktu menunggu ayahnya di Bengkel tersebut yang terletak di  Desa Kamyo, Distrik Shizuko Jepang. Simaklah kisah sukses Soichiro ini.
Kisah Sukses Soichiro Honda
Sumber www.goalhabits.com

Pada usia 15 tahun dia berhenti sekolah atas keinginannya sendiri dan memilih bekerja di bengkel mesin  di hart Shokai Company, hingga 6 tahun berselang dia dipercaya untuk mengelola sebuah cabang berkat ketekunan dan keuletannya itu. Bengkel yang dikelola Soichiro tumbuh berkembang sangat pesat namun alih-alih bertahan dan mendapat gaji besar di bengkel ini, Soichiro memilih keluar dan mendirikan bengkel sendiri yang memproduksi ring piston. Produknya tersebut ditawarkan di perusahaan Toyota namun ditolak mentah-mentah dengan alasan standar yang jauh dibawah kualitas, dia pun diejek teman-temannya yang masih bertahan di bengkel tempat ia bekerja. Karena begitu sangat terpukul, dia jatuh sakit.

Merasa gagal dengan karyanya, Soichiro muda memutuskan kuliah untuk meperbaiki kesalahan-kesalahan pada hasil karyanya dulu. Hanya bertahan dua tahun dia Kuliah dan memutuskan untuk keluar kuliah. “Ketika kuliah saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makaan namun dipenuhi penjelasan banyak tentang hukum makan dan pengaryhnya” Ujar nya berfilosofi. Setelah keluar kuliah, dia mencoba beberapa usaha lainnya, namun selalu gagal dan bangkrut.

Pada 1947, Ekonomi Jepang sangat lemah setelah Perang Dunia II Jepang mengalami kekalahan. Soichiro harus menjual mobilnya agar keluarganya bisa terccukupi kebutuhannya. Dalam keadaan terdesak, dia memasang motor kecil disepedanya sebagai pengganti Mobil yang dia jual dan tak disangka-sangka “Sepeda Motor” ini diminati oleh tetangganya dan terjual keras. Di titik inilah Dia merasa telah menemukan arah hidupnya.

Dari kejadian itulah, Soichiro mulai membangun Pabrik motor yang terus berkembang pesat hingga pabrik mobil ia dirikan. Saat ini produknya telah tersebar dipelosok dunia, termasuk Indonesia dan mampu menyaingi Toyota.
Soichiro Honda, itulah sosok yang dikenal oleh Dunia, bukan orangnya tapi karya nya yang sangat terkenal, Motor dan Mobil Honda sudah tersebar di seantero bumi ini, termasuk Indonesia, mungkin diantara Anda yang membaca juga menggunakan produk ini, berterimakasihlah pada Soichiro. “Mereka melihat saya dari kesuksesan saya, padahal kesusksesan itu hanya 1% dan 99% kegagalan.”Ujar Soichiro.


Minggu, 24 September 2017

Sukses Bisnis Gibran Rakabuming Raka

Bisnis Putra Jokowi  Gibran Rakabuming Raka

Gibran rakabuming raka atau akrab disapa Gibran adalah putra sulung bapak Presiden Joko Widodo. Pria yang terkenal pendiam tersebut sudah terbiasa hidup mandiri sejak muda. Setelah menghabiskan hingga SD di solo, Gibran rakabuming raka melanjutkan pendidikannya di Singapura sejak SMP hingga lulus SMA di Orchird Park Secondary School di Singapura. Tak sampai di situ, mungkin karena sudah betah dengan suasana Singapura, Gibran rakabuming raka menuntaskan Pendidikan Sarjana di Management Development Institute of Singapore (MDIS). Kemudian pindah ke Australia untuk melanjutkan pendidikannya di University of Technology Insearch.
Sukses Bisnis Gibran rakabuming Raka
nasional.kompas.com


Tak suka dengan urusan politik dan birokrasi, itulah kenapa Gibran rakabuming raka memutuskan untuk menjadi Pengusaha. Setelah lulus kuliah dia mendirikan Chilli pari sebuah usaha catering, padahal semasa dia kuliah tidak pernah mengambil jurusan Tataboga, hanya saja dia sangat mencintai dunia ini. Usaha ini dimulai karena tidak adanya layanan catering makanan di Gedung Graha saba Buana milik Jokowi. Gibran  rakabuming raka ingin memudahkan para penyewa gedung, sehingga saat mereka menyewa gedung bisa langsung memesan catering sekalian bahkan sekarang Gibran rakabuming raka merambah ke Bisnis Wedding Organization yang akhirnya menjadi one stop service.

Sebenarnya Jokowi juga memiliki usaha mebel yang sudah cukup besar namun Gibran rakabuming raka menolak untuk melanjutkannya. Dia memilih menjalankan usaha ini karena merasa nyaman dalam menjalankannya. Gibran ingin membuktikan bahwa menjadi usaha tak harus merepotkan/menggantungkan dari sang Ayah, bahkan saat pertama kali memulai bisnis, dia rela meminjam uang dari Bank daripada harus minta Ayahnya.

Lantas Mengapa Gibran memilih usaha katering?? Tentu saja karena usaha ini tidak pernah mati, jika masih ada orang menikah, ya pasti usaha ini masih sangat dibutuhkan. Dan saat ini Gibran tercatat sebagai ketua asosiasi perusahaan jasa Boga Indonesia kota Solo.

Tak hanya sampai disitu, putra sulung Jokowi menambah bisnisnya ke kuliner lain. Tahun 2015 bersama dengan teman-temannya, Gibran rakabuming raka mengembangkan Bisnis Martabak yang diberi nama markobar dan sudah ada puluha cabang tersebar di Indonesia bahkan akan melebarkan sayap ke Filipina karena di nilai warga filipina suka makanan manis sehingga akan menjadi potensi yang menarik.

Tidak berhenti di Chilli pari dan Markobar, Gibran rakabuming raka juga menjajal bisnis kopi dan olahan ceker ayam. Gibran berharap agar 10-20 tahun kedepan Chilli pari bisa merambah ke kota selain Solo dan Markobar bisa memiliki lebih banyak lagi cabang termasuk di Papua. Saat ini Gibran juga sedang merancang bisnis dengan adik sulungnya Kaesang, namun apa itu bisnisnya masih di rahasiakan.

Meskipun dari anak Presiden, Gibran rakabuming raka tak ingin menggantungkan hidupnya pada Sang Ayah. Dia lebih ingin merintis semua dari awal daripada harus melanjutkan bisnis Sang Ayah. Memang merintis dari awal, keringat akan terasa manis jika sukses kelak.

Selalu kunjungi dan subscribe www.otakkecil.com untuk mendapatkan info terbaru lainnya. Mohon cantumkan sumber apabila Anda ingin mencopy tulisan ini di website Anda. Hargai Karya orang lain dan Stop Plagiarisme. Salam Sukses.