Tampilkan postingan dengan label ulasan bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ulasan bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Pekerjaan JAMAN NOW, Pekerjaan Baru di Era Digital??

Beberapa tahun terakhir ini, perkembangan dunia digital semakin pesat, hal ini terlihat dari bermunculnya merk-merk baru smartphone fitur canggih dengan harga yang bersaing. Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang yang merasakan era digital ini. Munculnya Marketplace dan toko Online menjadi penghangat di Era  Digital ini

Pekerjaan JAMAN NOW, Pekerjaan Baru di Era Digital??

Menurut sebuah penelitian dari Digital GFK Asia, Penduduk Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 5,5 jam dari bangun tidur hingga beranjak tidur lagi. Tentu ini bisa menjadi keuntungan bagi mereka yang mampu memanfaatkannya. Perubahan gaya hidup yang sangat mencolok beberapa tahun ini juga dipengaruhi oleh perkembangan dunia digital. Jika, dahulu kita harus ke toko untuk membeli baju/peralatan rumah tangga, saat ini kita tinggal duduk dirumah, memesan barang melalui toko online /marketplace dan barang akan datang ke rumah kita, bahkan untuk membeli makan siang pun kita tidak perlu ke luar ruangan, cukup memesan melalui aplikasi ojek online dan makanan pun akan datang ke tempat kita.

Internet mengubah dunia, Internet mengubah peradaban Sejarah Manusia, segalanya telah berubah dan semuanya serba mudah. Dibalik perkembangan era digital dengan segala kemudahannya ini, akan ada mereka yang tak mampu bertahan dan akhirnya menyerah kalah. Pekerjaan yang dulu dibutuhkan mungkin pada akhirnya akan runtuh seiring perkembangan teknologi, sebut saja ojek pangkal yang akan tergantikan ojek online, para pekerja (buruh) akan terganti oleh mesin dengan alasan menghemat efisiensi.

Di Era digital ini, bermunculan pekerjaan baru yang bahkan 10 tahun lalu kita tidak mengerti dengan pekerjaan ini dan pekerjaan baru ini bahkan tidak ada Jurusan kuliahnya. Ya, Perguruan Tinggi seharunya beradaptasi dengan perubahan era ini dengan menghadirkan jurusan-jurusan baru yang lebih segar untuk menghadapi persaingan di Era Digital ini.

Semua pekerjaan baru yang akan menghiasi era digital ini adalah pekerjaan yang terhubung dengan internet, sebut saja publisher, internet marketing, Game Creator, dll. Dari interenet marketing saja kita bisa membagi ke beberapa pekerjaan, seperti Affiliate, dropshipper dan reseller. Dimana pekerjaan – pekerjaan tersebut membutuhkan skill di dunia online seperti Copywriting, SEO, Cara Closing, Email Merketing, maupun social media marketing.

Pekerjaan di Era Digital ini memiliki budaya berbeda dengan pekerjaan terdahulu, jika pekerjaan dahulu identik dengan datang ke kantor sesuai jadwal yang telah disediakan, pekerjaan JAMAN NOW tidak perlu ke kantor, karena untuk bekerja mereka hanya butuh koneksi internet saja dan akan menghasilkan uang, bahkan mereka bebas mengatur waktu kerja mereka (kapanpun dimanapun). Di era digital ini kita tidak perlu membawa dokumen lamaran kerja ke perusahaan-perusahaan, cukup searching pekerjaan freelance diinternet dan kita bisa bekerja sesuai kemampuan kita, jika kita seorang publisher, kita bisa membuat konten yang menarik di situs kita.

Banyak mahasiswa JAMAN NOW yang mengatakan bahwa mereka salah jurusan kuliah, padahal kenyataannya mereka BUKAN SALAH JURUSAN namun jurusan kuliah tersebut memang belum ada di Perguruan Tinggi.


Dunia digital merubah segalanya, kita dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan ini termasuk dalam hal pekerjaan, karena bekerja dirumah saja kita bisa mendapatkan uang jika kita mampu memanfaatkan teknologi. Salam Sukses Otak Kecil. 

Selasa, 10 Oktober 2017

Lima Situs Belanja Online Terbaik di Indonesia

Terdapat begitu banyak, situs jual beli online di Indonesia dengan tujuan yang sama yaitu mempermudah penjualan dan pembelian dalam setiap transaksi, terutama bagi mereka yang ingin mengenalkan produknya tidak hanya di daerah tapi ke seluruh Indonesia. Berikut ini Lima situs Belanja Online terbaik di Indonesia.

1.       Tokopedia
Tokopedia merupakan salah satu marketplace terbaik di Indonesia yang berdiri sejak 2009. Mengusung sebagai mall online, tokopedia telah berhasil menarik perhatian bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Tokopedia memiliki Motto “Membangun Indonesia lebih baik lewat internet”, dengan semangat motto inilah Tokopedia ingin terus memberikan dukungan pada usaha mikro kecil menenganah (UMKM) dan setiap orang yang ingin memasarkan produknya lewat online.
2.       Bukalapak
Bukalapak muncul tahun 2010 yang didirikan oleh Ahmad Zaky, tepat satu tahun setelah Tokopedia muncul, namun pada saat itu calon pengguna market place online masih awam dengan system ini, sehingga bukalapak dan tokopedia bekerja keras mengedukasi agar para calon pengguna bisa lebih memahami. Dengan system C2C (Customer to Customer) para penjual dan pembeli bisa bertransaksi secara online melalui bukalapak.com.

Lima Situs Jual Beli Online terbaik

3.       Lazada
Berbeda dengan Bukalapak dan Tokopedia, lazada mengusung konsep bisnis B2C (Bussiness to Consume) dimana Lazada memiliki Gudang sendiri di setiap daerah, kelebihan dari system B2C adalah perusahaan memiliki control yang kuat terhadap barang yang dijual hingga memiliki layanan pengiriman tersendiri.
Lazada beridir sejak tahun 2012. Lazada merupakan cabang anak perusahaan jaringan internet perusahaan internet jerman rocket Internet, di Asia Tenggara Lazada terdapat di beberapa negara yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan philipina.
4.       Shopee
Shopee didirikanpada Tahun 2015 oleh Chris Feng yang merupakan anak perusahaan Garena. Shopee muncul sebagai pesaing darti Tokopedia dan Bukalapak, namun menurut saya usaha yang dilakukan Shoppe tidak sekeras para pendahulunya. Shopee hadir dimana hampir semua orang sudah mengerti system yang ditawarkan, karena sebagian besar merupakan pengguna Tokopedia dan Bukalapak. Shopee hanya mengatur strategi bagaimana cara pengguna Tokopedia dan Bukalapak tersebut dapat bergabung menjadi anggota Shopee.
Saya sendiri selain blogger, juga merupakan penjual di Tokopedia dan Bukalapak. Saat ini saya pun sudah tergabung dengan Shopee tanpa ikut mendaftar. Kok bisa? Ya, saat itu saya mendapatkan telpon dan pesan dari Shopee, dimana pihak shopee tertarik dengan jualan saya di Tokopedia, sehingga Shopee akan membuatkan akun saya dan mengupload barang-barang jualan saya dalam satu hari tanpa biaya sepeserpun. Saya pun langsung tertarik, karena bagi saya sebagai penjual hal yang sangat membosankan adalah mengupload barang jualan satu per satu dan saya yakin semua penjual akan tertarik dengan system yang ditawarkan shopee. Bagi saya ini langkah cerdas  Shopee dalam memnggiring calon pengguna untuk mendapatkan anggota yang banyak.

5.       OLX
OLX (Onlline Exchange) merupakan situs jual beli online terbesar di Indonesia, tampilan situs ini pun tergolong lebih simpel dari yang lainnya, sehingga sangat memudahkan para penjual dan pembeli untuk bertransaksi. Namun kemudahan ini dimanfaatkan oleh mereka yang berniat menipu, banyak sekali penipuan yang terjadi melalui situs ini, mungkin dikarenakan kurangnya pengawasan dari pihak Olx, sehingga celah ini dimanfaatkan untuk menipu.
Olx sendiri merupakan gabungan dari tokobagus dan berniaga. Situs jual beli inilah yang mempopulerkan  istilah COD (Cash on Delivery)
Nah inilah lima situs jual beli terbaik versi www.otakkecil.com , semoga bermanfaat.


Sabtu, 07 Oktober 2017

Lima Cara Mengatasi Bisnis yang Gagal

Bermimpilah setinggi langit, karena saat jatuh engkau berada dipelukan bintang-bintang, begitulah salah satu kalimat inspiratif dari Sang Proklamator, Ir. Soekarno. Ya, pemuda saat ini memang harus berani bermimpi yang tinggi namun jangan lupa untuk bertindak. Semua pengusaha tentu mempunyai impian agar bisnisnya sukses, mendapatkan profit yang banyak dan bisa berjalan autopilot artinya tanpa ada owner, bisnis masih bisa berjalan, namun terkadang impian tak selalu jadi kenyataan. Bisnis yang di bangun tak seindah proposal yang ditulis. Dalam keadaan seperti ini, seorang yang mempunyai lemah mental, tentu akan down, berputus asa, gila bahkan bunuh diri jika bisnis yang dibangun harus bangkrut.
Nah, bagaimana kita menyikapi seandainya bisnis kita gagal? Berikut ini lima kiat untuk mengatasi bisnis yang gagal tersebut.

Berpikirlah Positif
Segala hal yang menimpa bisnis kita, sehingga bisnis berada diujung kebangkrutan harus kita sikapi dengan positif. Jika kita hanya mengeluh dan mengeluh, maka bukan perbaikan yang akan kita raih melainkan akan menimbulkan stress dan menghabiskan banyak tenaga sehingga pikiran kita akan terkuras untuk hal-hal yang tidak perlu. Segera cari permasalahannya dan bangkitlah untuk memulai lagi, jangan pernah menyalahkan orang lain dari bisnis yang kamu jalankan, karena kamulah Nahkodanya. Berpikir positiflah bahwa ini merupakan ujian dari Tuhan, dimana jika kita mampu melewati ujian ini kita akan naik satu tingkatan kehidupan dan akan semakin dekat dengan kesuksesan. Syukuri satiap hal yang terjadi pada bisnis Anda, profit atau bangkrut selalu bersyukur karena ini adalah proses, nikmati dan bersenang-senanglah dengan prosesnya. Ingat, Tuhan tidak akan memberikan cobaan melampaui kekuatan hambaNya.

Temukan Sebab Kegagalan Bisnis
Setelah kita mampu menenangkan diri dengan berpikir positif, temukanlah penyebab mendasar dari kegagalan bisnis yang kita jalankan, apakah itu dari factor internal maupun eksternal. Faktor internal sering menjadi factor paling dominan dalam gagalnya sebuah bisnis, factor tersebut meliputi segal yang ada pada diri kita, misalnya kurang focus, tidak disiplin dan kurangnya semangat dari kita, sedangkan factor eksternal meliputi, distributor yang tidak tepat waktu, harga dari distributor yang tidak stabil atau bahkan adanya pesaing lain yang menjual dengan harga murah. Sebagai pengusaha, Anda harus belajar mencermati setiap kegagalan yang ada, jangan sampai kegagalan ini terulang kembali di kemudian hari.

Cari solusinya
Setelah berhasil menemukan akar permasalahan, carilah solusimya agar penyebab itu bisa diatasi dan menjadi pengalaman agar tidak terulang dikemudian hari. Buatlah skala prioritas dari permasalahan yang dihadapi dan factor apa saja yang mungkin bisa diundur penyelesaiannya. Ketika kita sudah menemukan penyebab dan solusinya, kita juga harus bisa menyimpulkan, apakah bisnis ini masih akan bertahan atau haruskah kita banting setir untuk memulai lembar yang baru.
Mengatasi Bisnis yang Gagal
sumber gambar: ekonomi.kompas.com

Buatlah perencanaan yang Matang
Hidup adalah belajar, ketika kita menyadari bahwa rencana awal yang kita tentukan tidak berjalan seperti yang diharapkan, kita harus memikirkan perencanaan lain dari sebelumnya, tentunya perencaan yang lebih matah. Bisnis itu tentang trial dan error, dimana kita harus mencoba namun gagal dan bangkit lagi, gagal lagi, bangkit lagi, gagal lagi bangkit lagi, gagal lagi bangkit lagi hingga kita menemukan yang terbaik untuk bisnis kita.

Fokus pada Visi Awal
Ketika anda sudah membuat perencanaan yang benar-benar matang, pasti ada visi yang ingin dicapai, untuk itul selalu focus pada visi yang ingin dicapai dengan menyiapkan misi-misi terbaik yang harus kita kerjakan untuk mencapai visi tersebut. Fokus memang satu hal yang sangat sulit dikerjakan, dimana saat kita sudah memulai suat bisnis kita terkadang tidak focus dan ingin menjalankan hal lainnya dalam waktu bersamaan, dan ini biasanya akan menjadi awal dari kehancuran, dimana pikiran kita akan terbengkelai dalam menjalankan bisnis.


Nah itulah lima cara mengatasi Bisnis yang gagal. Ingat, kegagalan yang kita alami bukanlah tanda kita harus menyerah tapi harus berjuang mengatasinya agar kita pantas mendapatkan kesuksesan kelak.

Rabu, 04 Oktober 2017

Pantaskah, Indonesia Masuk 30 Besar dengan Penduduk Super Kaya Terbanyak?

Dilihat dari keadaan ekonomi di Indonesia, pantaskah Indonesia dinobatkan sebagai 30 besar negara dengan penduduk super kaya terbanyak? Apakah kesenjangan memang sudah tidak terbendungkan?
Kabar dari Wealth-X Biilionaire Census menunjukkan pada tahun 2016 ada kurang lebih 2300 Triliuner di Dunia ini, sebagian besara berasal dari Rusia, Amerika, Inggrris, China dan Jerman. Namun ada hal yang menarik perhatian yaitu Indonesia masuk menjadi 30 besar negara dengan penduduk super kaya, tentu hal ini membuat para pengamat tidak begitu percaya dengan berita ini, melihaat kondisi ekonomi Indonesia yang masih sering dilanda masalah.
Berikut data yang diperoleh dari wealth-x 2016:

Amerika serikat menjadi negara yang memiliki peningkatan populasi terbanyak dari 9 besar negara lainnya, Amerika sepertinya memang sangat berkuasa dalam hal bisnis ekonomi. As memiliki total 620 orang triliuner dengan total kekayaan 2,6 Trilliun Dollar As. Peningkatan tersebut karena nilai tukar dollar AS yang terus meningkat ditambah pertumbuhan teknologi di AS juga berkembang sangat pesat.
Posisi Negara dengan penduduk super kaya secara berurutan adalah Amerika Serikat, China, Jerman, Rusia dan Inggris dengan jumlah masing-masing 620, 249,  129, 100, 94 orang kemudian diikuti Swiss(86), India (85), Hongkong (72), Arab Saudi (57), Uni Emirat Arab (52). Di Asia Tenggara sendri Singapura yang notabene adalah negara kecil dengan penduduk berkualitas mampu menduduki peringkat 15 dengan 37 orang super kaya.
Lantas posisi berapa yang diduduki Indonesia? Ya, Indonesia bercokol di urutan nomer 22 dengan jumlah 22 orang super kaya di Dunia yang total kekayaannya Rp. 357 Triliun atau masing-masing orang sekitar Rp. 16 Triliun, Nilai yang sangat Fantastis. Entah, kita harus bangga apa malah bersedih melihat daftar tersebut. Yang jadi pertanyaan, Inikah yang dinamakan ekonomi maju Bersama?

Rabu, 27 September 2017

Dunia Bisnis dan Pola Kerja Online

Bisnis dan Bekerja Online

Perkembangan era digital begitu cepat, beradaptasilah maka kau mampu akan bertahan. Mahalnya sewa lapak dan ruko untuk berjualan mengakibatkan banyaknya pedagang ofline yang berbondong-bondong pindah ke Online. Semakin banyaknya marketplace online di Indonesia membuktikan bahwa para pelapak lebih nyaman berjualan di dunia online.
Dunia Bisnis dan Pola Kerja Online
sumber: www.danausaha.net


Presiden Jokowi dalam kesempatannya beberapa waktu lalu di acara Indonesia Business & Development Expo 2017 di JCC, menyatakan bahwa Ada perubahan gaya hidup, konsumsi, konsumen di ekonomi digital.  Orang nomer satu di Indonesia ini juga menambahkan bahwa Perubahan bukan hanya pola konsumsi tapi juga pola kerja, ini akan berubah semuanya dan pola produksi akan ada perubahan, hati-hati pengusaha, ini peluang bukan ancaman.

Perubahan memang juga terjadi dengan pola kerja. Banyak sekali mereka yang jadi Milyader, bekerja hanya berdiam diri di Rumah. Untuk Golonga tua, mungkin akan menganggap aneh, karena bagi mereka bekerja itu ya harus keluar rumah, keringetan, berangkat pagi pulang malam. Namun, itu tidak berlaku bagi generasi muda yang sudah melek internet, mereka bisa mencetak uang banyak walaupun dari rumah. Lantas, apa yang mereka lakukan, hingga mendapat uang sebanyak itu walaupun hanya berdiam diri di rumah?? Mereka memanfaatkan teknologi, mereka bisa menjadi freelance, blogger, ads publisher, afiliasi, dropshiper, toko online atau masih banyak lainnya. Baca: Peluang Bisnis Online Terbaik

Generasi Millenials sekarang ini, mereka lebih suka bekerja dengan waktu yang fleksibel ketimbang terikat dengan jam kerja. Tak heran ketika ojek online di buka pendaftaran, banyak lulusan sarjana yang ikut melamar pekerjaan. Selain karena ketatnya persaingan kerja, mereka memilih ojek online karena waktunya yang fleksibel.


Inilah realita kehidupan, ketika jaman dahulu bekerja itu banting tulang di luar rumah namun saat ini pekerjaan itu bisa dikerjakan dalam rumah. Bahkan menjadi konsultan di Perusahaan pun tidak harus keluar rumah hanya dengan diskusi online di rumah, konsultan sudah bisa memberikan nasehatnya. Berubahlah sesuai dengan keadaan, jangan berdiam diri. Pilihannya, kita akan merubah dunia atau dunia yang akan merubah kita.

Selasa, 26 September 2017

Wow Ini Alasan Mark Zuckerberg Ingin Menjual Saham Facebok


Alasan, Mark Zuckerberg Menjual Saham Facebook


Mark Zuckerberg merupakan  salah satu orang terkaya di dunia versi Forbes yang merupan pemiliki dari Facebook. Kejutan terjadi, ketika milyader itu mengumumkan akan menjual 75 juta saham dari Facebook.
Mark Zuckerberg jual saham
sumber. www.newsharvard.edu

Berdasarkan Fortune saham penjualan facebook akan mencapai 6 gingga 12,8 milyar dollar. Wow, angka yang cukup fantastis. Banyak orang mempertanyakan apa alasannya menjual saham Facebook tersebut?? Jawaban dari mark Zuckerberg ternyata cukup mengagumkan yaitu dia Bersama istrinya akan menggunakan uang hasil penjualan saham tersebut untuk mendanai kegiatan sosial, terutama dibidang Pendidikan, advokasi, ilmu pengetahuan.

Mark Zuckerberg bahkan menyatakan selama 1,5 tahun terakhir ini kinerja Facebook sangat baik, tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Bahkan nilai saham facebook mampu mendanai kegiatan filantropi. Adanya pertumbuhan bisnis online membuat facebook akan semakin tetap hidup sepanjang sejarah manusia. Bisnis online yang bermunculan tak akan bisa berkembang jika tidak memanfaatkan fitur dari Facebook. Salah satu fitur Facebook yang sering digunakan oleh meeka yang berbisni online adalah Facebook ads. Iya, facebook ads seakan menjadi yang wajib digunakan bagi mereka pebisnis online apalagi yang baru mulai merintis agar produk mereka cepat dikenal.


Mark Zuckerberg memang dikenal sebagai Pengusaha yang dermawan, selain Bill Gates. Sikap inilah yang patut dicontoh bagi mereka yang sukses, karena apalah arti hidup jika tidak mampu berbagi.

Senin, 25 September 2017

Matahari Mall akan Bangkrut??



Persaingan bisnis di Era digital ini sangat ketat, seperti dinousurus yang pernah berkuasa di zamannya, mereka yang tidak bisa beradaptasi pasti akan punah. Berkiblat dari “Sevel” yang dipastikan akan punah di Indonesia, Matahari Mall tidak ingin mengalami hal yang sama seperti itu. Matahari Mall menutup dua gerai mall yaitu di Blok M dan Manggarai bukan berarti mereka akan punah toh masih banyak gerai matahari yang tersebar di seluruh Indonesia, Matahari hanya ingin beradaptasi mengikuti era digital yang bergerak sangat cepat, untuk itulah mereka juga akan fokus pada ritel online mereka.
Matahari Mall Bangkrut
www.tripadvisor.

Matahari menutup dua gerai tersebut karena dinilai sepi pengunjung sehingga tidak bisa memenuhi target penjualan, padahal harga sewa tempat di sebuah Mall membutuhkan dana yang sangat besar dibandingkan sewa hosting dan domain melalui website yang dana nya tidak terlalu besar. Persaingan antara mereka yang berbisnis online dan offline sangat ketat, meskipun para pegiat offline merasa tidak ada keadilan. Mereka yang berbisnis offline harus membayar pajak sedangkan bisnis online belum ada peraturan yang jelas, sehingga harga yang ditawarkan melalui online bisa lebih murah.


Karena itulah demi mengurangi pengeluaran dana yang sia-sia dan untuk meningkatkan kinerja di sektor online, Matahari mall akan menggunakan dana dari investor untuk bersaing di dunia online. Menurut saya, Matahari mall memang sah-sah saja melakukan hal ini karena jika tetap bertahan di sector offline yang ada maka kemungkinan besar akan sama seperti yang dialami “Sevel” dan menurut saya itu adalah langkah yang Cerdas.